Главная » Без рубрики » Ide modifikasi aspal dari lumpur dan limbah kelapa sawit

Ide modifikasi aspal dari lumpur dan limbah kelapa sawit

Ide modifikasi aspal dari lumpur dan limbah kelapa sawit

— Tim mahasiswa Departemen Teknik Sipil Institut Teknologi Sepul-Nopember (ITS) mempunyai ide untuk memodifikasi produksi wear course clay untuk meningkatkan kekuatan dan kekasaran aspal disorot. jalan aspal.

Leswara 64 Ketua tim Bahlul Ilmi Mubarak mengatakan, ide tersebut juga didasari oleh keberadaan komponen aspal yang umumnya dapat menimbulkan emisi signifikan.

“Maka kami berinovasi memanfaatkan limbah serat kelapa sawit dan lumpur panas Sidoarjo sebagai bahan tambahan pembuatan lapisan aspal,” ujar pemuda asal Kabupaten Pasar, Kalimantan Timur.

Pak Bahrul menjelaskan bahwa emisi yang dihasilkan oleh jalan aspal dapat timbul dari beberapa tindakan dan kejadian pada aspek fisik jalan aspal itu sendiri.

Misalnya, paparan sinar matahari pada permukaan jalan aspal dapat meningkatkan produksi karbon dioksida (CO2) hingga tiga kali lipat.

“Pemeliharaan jalan aspal dan proses pengaspalan juga berkontribusi besar terhadap emisi,” kata lulusan angkatan 2021 ini.

Inovasi perbaikan jalan aspal ini melibatkan penambahan banyak material yang dapat meningkatkan kualitas jalan dan mengurangi emisi. emisi yang diakibatkannya.

Bahan pertama adalah aerogel yang diperoleh dari sintesis silikon dioksida (SiO2) yang diperoleh dari lumpur termal Sidoarjo. Aerogel ini mempunyai kemampuan dalam menyerap gas CO2.

Komponen berikutnya adalah besi(III) oksida (Fe2O3), yang dihasilkan sebagai pigmen aspal yang dimodifikasi selama ekstraksi lumpur termal. Senyawa ini diyakini mampu menurunkan suhu aspal jalan.

Terakhir, ditambahkan damar wangi belah dengan bahan tambahan ijuk untuk meningkatkan kekasaran jalan dan daya serap air jalan.

“Dengan demikian, hasil modifikasi lapisan keausan ini dapat membantu memperpanjang umur teknis aspal,” jelas Bareur.

Ia mengungkapkan, tim akan bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mengimplementasikan inovasi tersebut.

Antar Lapindo Brantas Inc. untuk penggunaan lumpur panas sesuai kebutuhan.

Selain itu, kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga dilakukan untuk proses penelitian lebih lanjut mengenai modifikasi aspal.

Kami juga akan bekerjasama dengan PT Sinar Mas Agro dalam pengolahan limbah sabut kelapa.

Tim Reswara 64 yang dipimpin oleh Dosen Cahya Buana ST MT “Inovasi Ruston Coated Wear Berbasis Split Mastic Aerogel Menggunakan kunjungi Pigmen Fe2O3 yang Dimodifikasi dengan Aditif Limbah Ijuk Sawit dari Limbah Lumpur Sido Arjo” Mereka menuangkan pemikirannya dalam makalah yang berjudul.

Dengan ide inovatifnya tersebut, tim Reswara 64 berhasil meraih Juara 3 dalam ajang ADHI Innovation for Construction 2024 yang diselenggarakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk pada Februari tahun lalu.

Tim yang juga beranggotakan Marcel Odi Pratama dan Em Shadou Afrahis Salam El Wanda ini telah mentransformasikan inovasinya menjadi produk aspal kualitas terbaik untuk perusahaan konstruksi seperti PT Adi Kariya (Persero) Tbk.

“Kami berharap dapat lebih mengembangkan inovasi ini melalui penelitian mendalam dan validasi berbagai aspek fungsional,” tutup Bahrul. (Itu/Sied)


Автор: , Рубрика: Без рубрики, 12 сентября 2024